"Milangkala SMAN 24 Bandung"
Kamis, 27 Agustus 2026.
Pada hari ini suasana kampus SMAN 24 terasa berbeda dari hari biasanya, nampak siswa dan siswi serta Guru dan Staff ceria dan sibuk. Di lapang sekolah tampak rapih di tata sedemikain rupa dan di atas panggung tampak spanduk bertuliskan "Min ngkala SMAN 24".
Apa itu milangkala ? Minagkala adalah peringatan hari jadi, jadi hari ini merupakan hari jadi SMAN 24 Bandung yang ke 61. Hari ini merupkan sejarah bagi SMAN 24 Bandung kali ini, karena acara ini di peringati secara meriah berbeda pada tahun-tahun sebelumnya. Berkat kepemimpinan sekolah periode tahun ini yang di pimpin oleh ibu Lia Aprilina, S.Pd, M.Pd acara ini sungguh sangat meriah. Pada minangkala ini sekolah mengambil tema "Rancage di lemah cai, Simpay Hakekat".
"Rancage di lemah cai" dan "Simpay Hakekat" merupakan untaian konsep filosofis yang sangat mendalam dalam kebudayaan spiritual dan adat Sunda (Kasukaan/Kasundaan). Secara garis besar, kalimat ini bermakna panggilan bagi manusia untuk bertindak kreatif, terampil, dan tangguh di tanah kelahirannya, demi mengikat jalinan kebenaran sejati (hakekat) kehidupan.
Pada hari ini suasana kampus SMAN 24 terasa berbeda dari hari biasanya, nampak siswa dan siswi serta Guru dan Staff ceria dan sibuk. Di lapang sekolah tampak rapih di tata sedemikain rupa dan di atas panggung tampak spanduk bertuliskan "Min ngkala SMAN 24".
Apa itu milangkala ? Minagkala adalah peringatan hari jadi, jadi hari ini merupakan hari jadi SMAN 24 Bandung yang ke 61. Hari ini merupkan sejarah bagi SMAN 24 Bandung kali ini, karena acara ini di peringati secara meriah berbeda pada tahun-tahun sebelumnya. Berkat kepemimpinan sekolah periode tahun ini yang di pimpin oleh ibu Lia Aprilina, S.Pd, M.Pd acara ini sungguh sangat meriah. Pada minangkala ini sekolah mengambil tema "Rancage di lemah cai, Simpay Hakekat".
"Rancage di lemah cai" dan "Simpay Hakekat" merupakan untaian konsep filosofis yang sangat mendalam dalam kebudayaan spiritual dan adat Sunda (Kasukaan/Kasundaan). Secara garis besar, kalimat ini bermakna panggilan bagi manusia untuk bertindak kreatif, terampil, dan tangguh di tanah kelahirannya, demi mengikat jalinan kebenaran sejati (hakekat) kehidupan.
← Kembali ke Daftar Berita
Humas & Publikasi Resmi SMA Negeri 24 Bandung
Komentar Pembaca
Berbagi tanggapan positif dan diskusi terkait artikel ini.
Barakallah